Manajemen Pembiasaan Menghafal Surat Pendek dalam Meningkatkan Karakter Peserta Religius Peserta Didik di Mi Darul Ulum Pandansari Senduro Lumajang
Abstract
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
dari proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki karakter religius, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan mengkaji
manajemen pembiasaan menghafal surat pendek di MI Darul Ulum Pandansari
dalam meningkatkan karakter religius peserta didik. Fokus utama penelitian
mencakup: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, dan (3) Evaluasi. Menggunakan
metode penelitian kualitatif deskriptif (wawancara, observasi, dokumentasi, analisis
Miles dan Huberman), hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perencanaan
melibatkan koordinasi kepala madrasah, guru, dan orang tua dalam menyusun
kurikulum khusus yang menjadikan hafalan surat pendek sebagai rutinitas harian.
Pelaksanaan dilakukan melalui pembiasaan peserta didik untuk berdoa dan
membaca surat pendek, dilanjutkan dengan penyetoran hafalan. Evaluasi berkala
menunjukkan kemajuan signifikan pada hafalan, serta peningkatan kedisiplinan dan
motivasi belajar. Secara keseluruhan, manajemen pembiasaan menghafal surat
pendek efektif sebagai strategi utama dalam pengembangan karakter religius peserta
didik.
Kata Kunci : Manajemen Pembiasaan Membaca Surat Pendek, Karakter Religius
References
Abdulwaly, C. (2019). Rahasia di balik hafalan para ulama. Alfabeta.
Aini, G. Q. (2022). Pembentukan karakter anak melalui pembiasaan hafalan juz
‘amma di TK Masyitoh 25 Sokaraja Tengah Kabupaten Banyumas.
(Skripsi). Universitas Islam Negeri Profesor Kyai H. Syaifuddin Zuhri
Purwokerto.
Ali, M. (2023). Menciptakan atmosfer positif dalam pembiasaan religius di sekolah.
Jurnal Pendidikan Islam, 10(2).
Al-Qur’an Al-Quddus. (n.d.). (Kudus: CV. MubarokatanThoyyibah).
Aminah, R. (2024). Mengorganisir tim pengajar hifz Al-Qur'an: Studi kasus
madrasah ibtidaiyah. Jurnal Studi dan Penelitian Madrasah, 17(1).
Anam, S., & Hasan, T. (2024). Kebijakan formal madrasah dalam integrasi program
tahfidz. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(3).
Candra, H., & Putra, P. H. (2023). Konsep dan teori pendidikan karakter. CV. Adanu
Abimata.
Charles, D., dkk. (2021). Mengembangkan metode Al-Qur’an: Panduan bagi
pendidik. Pustaka Pelajar.
Divayana,
D.
G.
H.
(2018).
Evaluasi program konsep dasar dan
pengimplementasiannya. PT. RajaGrafindo Persada.
Fadillah, R. (2023). Peningkatan motivasi siswa melalui penguatan habituasi religius.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 15(1).
Hadi, A., & Sofyan, R. (2023). Penyusunan kurikulum ekstrakurikuler berbasispotensi siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 14(4).
Hidayat, A. (2024). Integrasi hafalan surat pendek dalam rutinitas harian sekolah.
Jurnal Pendidikan Agama dan Karakter, 11(2).
Iqbal. (2020). Jurus milenial menghafal Al-Qur’an. CV. Budi Utama.
Juwita, S. (2022). Konsep musyafahah dan implementasinya dalam pembelajaran Al
Qur'an. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 9(3).
Khoirun, A. (2023). Kolaborasi stakeholder dalam pendidikan karakter religius di
madrasah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(1).
Latifah, Z. K., Rusli, R. K. (2019). Pembiasaan spiritual untuk meningkatkan
pendidikan karakter peserta didik. Program Studi Manajemen
Pendidikan Islam, 3(1).
Maulana, R. (2022). Koordinasi tim pengajar dalam program sekolah terpadu. Jurnal
Administrasi Pendidikan, 8(3).
Mubarak, M. (2024). Asesmen formatif dalam program hafalan Al-Qur'an di sekolah
dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan Islam, 10(1).
Musbikin, I. (2019). Penguatan pendidikan karakter PPK. CV. Budi Utama.
Nabila, P. (2024). Peran feedback guru dalam peningkatan kualitas hafalan siswa.
Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2).
Nurhidayah, L. (2022). Kepemimpinan madrasah dalam perencanaan program
pembiasaan religius. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(4).
Pramono, B. (2024). Efektivitas metode muraja’ah dalam menguatkan hafalan surat
pendek. Jurnal Pendidikan Agama, 11(1).
Putri, D. (2023). Analisis kemajuan peserta didik dalam dimensi karakter religius.
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Karakter, 7(4).
Rahayu, S. (2023). Monitoring dan pelaporan perkembangan spiritual peserta didik.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 13(2).
Sani, R. A., & Kadri, M. (2022). Pendidikan karakter (mengembangkan karakter
anak yang islami). PT. Bumi Aksara.
Santika, M. (2024). Menetapkan target terukur dalam program hafalan surat pendek.
Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(1).
Setiadi, H. (2023). Pendelegasian tugas dan tanggung jawab dalam program
ekstrakurikuler. Jurnal Manajemen Organisasi Sekolah, 16(3).
Suryani, L. (2023). Mekanisme koordinasi antara madrasah dan orang tua dalam
penguatan karakter. Jurnal Pendidikan Anak dan Keluarga, 14(2).
Syamsul, A. (2022). Alokasi sumber daya untuk program non-akademik berbasis
karakter. Jurnal Administrasi Sekolah, 15(4).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional. (2003).
Waliko. (2020). Metode tahfidz Al-Qur’an di nusantara. Wawasan Ilmu.
Wibowo, T. (2023). Desain kurikulum untuk pembiasaan keagamaan di sekolah dasar. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 10(3).
Zulfa, K. (2024). Kejelasan peran guru dalam program pembentukan karakter siswa.
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 18(2).
Zulkarnain, S. (2022). Triangulasi dalam evaluasi program pengembangan karakter.
Jurnal Penelitian Kualitatif, 5(1).
