IMPLEMENTASI METODE YANBU’A DALAM MENJAGA HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN WALI SONGO
Abstract
Abstrak
Al-Qur’an diturunkan sebagai kitab suci bagi umat Islam yang memiliki kewajiban untuk menjaga kesucian dan keaslian ayat-ayatnya. Namun, tantangan terbesar dalam program tahfidz bukan hanya pada penghafalan, melainkan pada pemeliharaan (muraja’ah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengasuh dalam mengimplementasikan metode Yanbu’a guna menjaga hafalan santri di Pondok Pesantren Wali Songo Wonokerto Tekung Lumajang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek pengasuh dan santri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Yanbu’a efektif melalui seleksi guru bersyahadah, ujian tashih rutin, dan evaluasi mingguan. Faktor pendukung meliputi niat yang kuat, sarana prasarana memadai, dan kedisiplinan muraja’ah mandiri. Sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi kesehatan, rasa malas, dan kesibukan sekolah formal. Metode Yanbu’a terbukti membantu santri mempertahankan hafalan dengan struktur yang sistematis dan berkelanjutan.
Kata kunci: Pengasuh, Metode Yanbu’a, Hafalan Al-Qur’an.
Abstract
The Qur'an was revealed as the holy book for the Islamic ummah, who have an obligation to maintain its purity. The main challenge in tahfidz programs is not only memorization but also the retention of the verses. This research aims to analyze the caregivers' efforts in implementing the Yanbu'a method to maintain students' memorization at the Wali Songo Islamic Boarding School in Wonokerto Tekung Lumajang, identifying supporting and inhibiting factors. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that the implementation of the Yanbu'a method is effective through the selection of certified teachers, routine tashih exams, and weekly evaluations. Supporting factors include strong intention, adequate facilities, and discipline in independent muraja'ah. In contrast, inhibiting factors include health conditions, laziness, and busyness with formal schooling. The Yanbu'a method proves to help students maintain their memorization through a systematic and continuous structure.
Keywords: Caregiver, Yanbu’a Method, Memorize The Holy Qur’an.
