DARI KELAS KE LAPANGAN: MANAJEMEN KEMITRAAN MADRASAH DENGAN DUDI DAN KOMUNITAS UNTUK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL YANG BERMAKNA
Keywords:
Kata kunci: kemitraan DUDI; pembelajaran kontekstual; experiential learning; manajemen transformatif; pendidikan Islam.Abstract
Pembelajaran kontekstual menjadi kunci dalam Kurikulum Merdeka untuk menghubungkan teori akademik dengan realitas lapangan guna mencapai Profil Lulusan yang utuh. Namun, keterbatasan akses madrasah terhadap sumber daya eksternal sering menghambat implementasi experiential learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kemitraan strategis antara madrasah dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) dan Komunitas dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus pada dua Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di Jawa Tengah. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, humas sekolah, mitra industri, dan tokoh masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan kunjungan industri, dan studi dokumentasi kerjasama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kemitraan transformatif dibangun melalui tiga tahap: inisiasi berbasis kepercayaan, implementasi kurikulum terintegrasi, dan evaluasi bersama. Temuan ini menegaskan bahwa prinsip ta'awun (tolong-menolong) dan muamalah (transaksi) Islami menjadi landasan etis yang membedakan kemitraan madrasah dengan sekolah umum, menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
