MEMBANGUN KULTUR KOLABORATIF DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM: STRATEGI MANAJEMEN PERUBAHAN MENUJU EKOSISTEM PENTAHELIX YANG BERKELANJUTAN

Authors

  • Fatimatus Zahra STAI Bustanul Ulum Krai Yosowilangun Lumajang
  • Ahmad Musaddat

Keywords:

Kata kunci: manajemen perubahan; budaya organisasi; ekosistem Pentahelix; kepemimpinan transformasional; nilai Islam.

Abstract

Keberlanjutan ekosistem Pentahelix dalam pendidikan Islam tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, melainkan oleh kuatnya kultur kolaboratif di internal lembaga. Banyak madrasah menghadapi hambatan budaya berupa sikap tertutup, resistensi terhadap perubahan, dan mentalitas birokratis yang menghambat sinergi dengan pemangku kepentingan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen perubahan (change management) yang dilakukan kepala madrasah dalam mentransformasikan budaya organisasi dari institusi tertutup menjadi ekosistem terbuka yang adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga madrasah yang telah berhasil membangun kemitraan jangka panjang. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan komite sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi budaya organisasi, dan studi dokumen rencana pengembangan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perubahan efektif dilalui melalui tiga tahap: unfreezing (melembutkan budaya lama), moving (pergeseran melalui penguatan kapasitas dan visi bersama), dan refreezing (pembekuan budaya baru melalui regulasi internal). Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai Islam seperti islah (perbaikan), ukhuwah (persaudaraan), dan tawazun (keseimbangan) menjadi pilar spiritual yang mempercepat proses penerimaan perubahan dan mempertahankan keberlanjutan ekosistem.

 

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Fatimatus Zahra, & Ahmad Musaddat. (2026). MEMBANGUN KULTUR KOLABORATIF DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM: STRATEGI MANAJEMEN PERUBAHAN MENUJU EKOSISTEM PENTAHELIX YANG BERKELANJUTAN. Tanzimuna Journal, 8(1), 33–40. Retrieved from https://ejurnal.staibu.ac.id/index.php/tanzimuna/article/view/124

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.